Asli bajakan . . .
Pembeli CD: "Wah, suaranya udah bagus banget! Ori ya?"
Penjual CD: "Nggak mas, bajakan kok ini, tapi bajakan yang official."
ITC Mangga Dua, didengar oleh si pembeli lain yang senang karena cd bajakan sekarang sudah legal.
Ya udah! 10.000 dapet dua, tapi gak bisa kurang lagi!
Pembeli: "Pak, ikan cupang-nya satunya berapa?"
Penjual ikan: "Lima ribu dek."
Pembeli: "Wah, mahal banget tuh pak, kalo lima jadi Rp 25.000,- gimana?"
Penjual ikan: "Wah, belum dapet tuh dek . . . "
Didengar oleh teman yang ingin memasukan si penjual dan pembeli ke dalam toples berisi air.
Ternyata kamu tidak se-populer itu, nak . . .
Di sebuah taksi, seorang teman mengusulkan ganti haluan.
Anak kuliah #1: "Pak, kita ngga jadi ke Binus, jadinya ke rumah saya aja ya."
Anak kuliah #2: "Iya, rumah lo di manee? Kita aja ga tau rumah lo di mana, apalagi si Pak Supir!"
Didengar oleh anak kuliah dan si pak supir yang langsung mengarahkan taksi ke RSJ Grogol.
Tampilkan postingan dengan label Money. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Money. Tampilkan semua postingan
Kamis, 30 Oktober 2008
Sabtu, 25 Oktober 2008
Minta Tolong Kepada Anak
Seorang Ibu meminta tolong kepada anaknya untuk pergi ke warung.
Ibu : "Andi, tolongin mama donk, Nak!" Beliin gula di warung.
Andi: "Enggak ah Ma, males!"
Ibu : "Andi, tolongin mama donk, Nak!" Beliin gula di warung.
Andi: "Enggak ah Ma, males!"
Ibu : "Ayo donk Nak, mama butuh banget gulanya nih, buat bikin kue. Ntar mama kasih seratus buat jajan, mau nggak?"
Andi: "Nggak mau ah, Ma. Mama aja yang pergi beli gulanya, ntar Andi kasih lima ratus deh..."
Senin, 13 Oktober 2008
Logika Matematika Uang
Di salah satu sekolah dasar di Yogyakarta, seorang guru mengajarkan matematika, dengan menggunakan uang rupiah sebagai sarana penyampaiannya.
Bu Guru bertanya, "Perhatikan anak-anak, pada uang rupiah yang bergambar Pak Harto berapakah nilai rupiahnya?"
Murid-murid menjawab, "Lima puluh ribu, Bu Guru!"
Bu Guru bertanya, "Perhatikan anak-anak, pada uang rupiah yang bergambar Pak Harto berapakah nilai rupiahnya?"
Murid-murid menjawab, "Lima puluh ribu, Bu Guru!"
Bu Guru bertanya lagi, "Sekarang perhatikan, pada uang rupiah yang bergambar monyet di hutan berapakah nilai rupiahnya?"
Murid-murid menjawab, "Lima ratus, Bu Guru!"
Untuk mentest kekuatan penalaran murid-muridnya, dengan penuh selidik, Bu Guru bertanya, "Jadi apa kesimpulan yang dapat kita tarik dari gambar dan nilai masing-masing uang rupiah tersebut anak-anak?"
Murid-murid secara serempak menjawab, "Lima puluh ribu dibagi lima ratus adalah seratus, Bu Guru. Jadi menurut mata uang kita, Pak Harto sama nilainya dengan seratus monyet di hutan, Bu Guru!"
Minggu, 28 September 2008
Penyakit Mata Akut
Seorang pasien sedang di tes matanya oleh dokter, untuk mengetahui jenis penyakitnya.
Sambil menunjukkan uang Dollar, Dokter berkata:
Dokter: "Gambar apa ini?"
Pasien: "Uang Dollar."
Sambil menunjukkan uang Rupiah, Dokter berkata:
Dokter: "Gambar uang apa ini?"
Pasien: "Uang Rupiah."
Sambil menunjukkan Yen Jepang, Dokter berkata:
Dokter: "Gambar uang apa ini?"
Pasien: "Yen Jepang."
Dokter: "Ya cukup, Anda punya penyakit mata akut."
Pasien: "Penyakit mata apa Dok?"
Dokter: "Mata duitan!!!"
Sambil menunjukkan uang Dollar, Dokter berkata:
Dokter: "Gambar apa ini?"
Pasien: "Uang Dollar."
Sambil menunjukkan uang Rupiah, Dokter berkata:
Dokter: "Gambar uang apa ini?"
Pasien: "Uang Rupiah."
Sambil menunjukkan Yen Jepang, Dokter berkata:
Dokter: "Gambar uang apa ini?"
Pasien: "Yen Jepang."
Dokter: "Ya cukup, Anda punya penyakit mata akut."
Pasien: "Penyakit mata apa Dok?"
Dokter: "Mata duitan!!!"
Jumat, 26 September 2008
Lebih Miskin Dari Pengemis
Pengemis : "Tolong beri saya Rp. 5000 untuk makan Tuan!"
Tuan rumah : "Tidak punya!"
Pengemis : "Beri saya Rp. 2500 untuk bubur, Tuan!"
Tuan rumah : "Tidak punya!"
Pengemis : "Beri saya Rp. 500 untuk segelas teh, Tuan!"
Tuan rumah : "Tidak punya!"
Pengemis : "Wah...ternyata nasib Tuan lebih parah dari nasib saya!"
Tuan rumah : "Tidak punya!"
Pengemis : "Beri saya Rp. 2500 untuk bubur, Tuan!"
Tuan rumah : "Tidak punya!"
Pengemis : "Beri saya Rp. 500 untuk segelas teh, Tuan!"
Tuan rumah : "Tidak punya!"
Pengemis : "Wah...ternyata nasib Tuan lebih parah dari nasib saya!"
Rabu, 24 September 2008
Keuntungan Mabuk, Judi, dan Seks
Seorang pria, perlente, perut buncit, pakai jas, dan kaya raya, berjalan keluar dari gedung Bank BCA. Saat tiba di depan gedung, dia melihat seorang pengemis yang seumurannya, kurus kering, muka layu, pakaian compang camping dan penuh debu.
Begitu melihat pria tersebut, si pengemis segera berkata, "Tuan kasihanilah saya "
Si pria berhenti, dipandangnya si pengemis sejenak lalu bertanya " kalau saya beri Rp. 100.000, kamu tidak akan pakai untuk minum-minum kan?"
Pengemis : "Oh tidak tuan , saya tidak suka minuman keras."
Si pria : "Juga tidak akan dipakai buat berjudi kan?"
Pengemis : "Tentu tidak tuan, saya tidak suka berjudi."
Si pria : "Juga tidak di pakai untuk main perempuan?"
Pengemis : "Tidak, tidak. Seumur umur saya tidak pernah suka main perempuan.”
Pria kaya itu pikir pikir sebentar lalu berkata lagi "Gini aja , kamu ikut saya pulang , saya kenalkan sama istri saya, setelah itu kamu saya kasih 2 juta."
Si pengemis menjawab, "Lho kok, buat apa Tuan?"
"Saya mau kasih lihat istri saya, kalau seorang laki laki tidak suka minum-minum, tidak suka berjudi, dan tidak suka main perempuan, hasilnya seperti kamu ini!" jawab si pria kalem.
Begitu melihat pria tersebut, si pengemis segera berkata, "Tuan kasihanilah saya "
Si pria berhenti, dipandangnya si pengemis sejenak lalu bertanya " kalau saya beri Rp. 100.000, kamu tidak akan pakai untuk minum-minum kan?"
Pengemis : "Oh tidak tuan , saya tidak suka minuman keras."
Si pria : "Juga tidak akan dipakai buat berjudi kan?"
Pengemis : "Tentu tidak tuan, saya tidak suka berjudi."
Si pria : "Juga tidak di pakai untuk main perempuan?"
Pengemis : "Tidak, tidak. Seumur umur saya tidak pernah suka main perempuan.”
Pria kaya itu pikir pikir sebentar lalu berkata lagi "Gini aja , kamu ikut saya pulang , saya kenalkan sama istri saya, setelah itu kamu saya kasih 2 juta."
Si pengemis menjawab, "Lho kok, buat apa Tuan?"
"Saya mau kasih lihat istri saya, kalau seorang laki laki tidak suka minum-minum, tidak suka berjudi, dan tidak suka main perempuan, hasilnya seperti kamu ini!" jawab si pria kalem.
Senin, 15 September 2008
Balas Dendam Sang Tukang Becak
Suatu hari didaerah Jabang Bayi, ada seorang tukang becak yang lapar karena tidak ada uang untuk membeli makanan, karena sepi pelanggan disakunya hanya ada uang Rp.1000 saja. Kebetulan tidak jauh dari situ ada penjual gado-gado. Begini dialognya...
T. Becak : Mang, gado-gadonya boleh gak seribu aja?
T. Gado2 : Wah... kalo seribu mah gak pake sayuran mang..!
T. Becak : Gak pake sayuran??? Trus saya makan apa?? Ya udah, gak papa. Saya laper banget sih!
Sekitar jam 17:35, si tukang gado-gado mau pulang. Kebetulan didepannya ada tukang becak yang tadi beli gado-gadonya.
T. Gado2 : Mang becak..! ke depan seribu yah..?
T. Becak : OK deh...!
Karena jalannya menurun tajam, si tukang becak malah tambah kencang mangayuh becaknya.
T. Gado2 : Mang, di rem donk..! Entar nabrak lagiiiiiiii...
T. Becak : Maaf mas..! Kalo seribu gak pake rem..!!!!!!
T. Gado2 : Hah!!!! Gak pake rem..!???
T. Becak : Tadi aja gwe beli gado2, seribu gak pake sayur. Naaaaah sekarang lu seribu gak pake remmmmm!!!!!!!!
T. Becak : Mang, gado-gadonya boleh gak seribu aja?
T. Gado2 : Wah... kalo seribu mah gak pake sayuran mang..!
T. Becak : Gak pake sayuran??? Trus saya makan apa?? Ya udah, gak papa. Saya laper banget sih!
Sekitar jam 17:35, si tukang gado-gado mau pulang. Kebetulan didepannya ada tukang becak yang tadi beli gado-gadonya.
T. Gado2 : Mang becak..! ke depan seribu yah..?
T. Becak : OK deh...!
Karena jalannya menurun tajam, si tukang becak malah tambah kencang mangayuh becaknya.
T. Gado2 : Mang, di rem donk..! Entar nabrak lagiiiiiiii...
T. Becak : Maaf mas..! Kalo seribu gak pake rem..!!!!!!
T. Gado2 : Hah!!!! Gak pake rem..!???
T. Becak : Tadi aja gwe beli gado2, seribu gak pake sayur. Naaaaah sekarang lu seribu gak pake remmmmm!!!!!!!!
Kamis, 15 Mei 2008
Jika teknologi di dunia sudah maju
Kira-kira apa kayak begini ya, kalo sistem data base sudah mengatur kehidupan manusia.
Rekaman Percakapan telepon pemesanan Pizza tahun 2020 dengan seorang konsumen.
Operator: Terima kasih anda telah menghubungi Pizza Hot, Apakah yang bisa saya bantu....
Konsumen : Heloo, saya mau pesan pizza.
Operator : Boleh minta nomor kartu KTP anda pak?
Konsumen : Tunggu, ini nih: 6102049998-45- 54610.
Operator : Ok pak Bejo, anda tinggal di jalan hangtuah no. 16, nomor telepon rumah anda 02177726378, kantor anda 021665872673 Hp anda 081127894022 , anda menelpon dari mana?
Konsumen : Dari rumah, eh dari mana kamu tahu semua no telp saya?
Operator : Oh, kami terhubung ke database pusat pak.
Konsumen : Apakah saya bisa memesan Seafood Pizza?
Operator : Itu bukan ide yang bagus pak.
Konsumen : Kenapa?
Operator : Dari medical record bapak, bapak memiliki tekanan darah tinggi dan kolestrol yang sudah berlebihan.
Konsumen : Jadi kamu merekomendasikan apa?
Operator : Mungkin bapak bisa memesan Low Fat Hokkien Mee Pizza.
Konsumen : Dari mana kamu tahu kalo saya bakal suka itu?
Operator : Hmmm minggu lalu bapak baru meminjam buku yang berjudul "Popular Hokkien Dishes" dari perpustakaan nasional.
Konsumen : Ok terserah lah, sekalian saya pesan paket keluarga, berapa semuanya ?
Operator : Tapi paket keluarga kami tidak akan cukup untuk anak anda yang berjumlah 7 orang pak, total keseluruhan adalah Rp. 190.000.
Konsumen : Bisa saya bayar dengan Kartu Kredit?
Operator : Sepertinya bapak harus membayar Cash, kartu kredit anda telah over limit, dan anda punya utang di bank sebesar Rp. 5.350.000 sejak bulan Agustus lalu, itu belum termasuk denda untuk tunggakan kontrak rumah anda dan kendaraan bermotor.
Konsumen : Ooh ya sudah, nanti saya ke ATM aja untuk narik duit sebelum orangmu datang nganter Pizza.
Operator : Mungkin nggak bisa juga pak, record anda menunjukkan bahwa batas anda menarik uang di ATM telah tercapai.
Konsumen : Busyet.... udah lah anterin aja pizzanya kesini, saya akan bayar cash disini, berapa lama Pizza diantar?
Operator : Sekitar 45 menit pak, tapi kalo bapak tdk bisa menunggu, bapak bisa mengambilnya sendiri dengan motor bebek bapak yang sudah butut.
Konsumen : APA ????
Operator : Menurut catatan kami, anda memiliki motor bebek tahun 2000 dengan
no pol B3344CD betul kan pak?
Konsumen : Sialan luh, bangsat, kagak sopan banget seh buka-buka record gue,
blom pernah ngerasain di tonjok ya!!
Operator : Hati-hati dengan ucapan bapak, apakah bapak ingat 15 Mei 2010 anda pernah di penjara 3 bulan karena mengucapkan kata kotor kepada seorang polisi??
Konsumen : (Diamm, bingung, pusing 700 keliling, ...!!!)
Operator : Ada yang lain pak?
Konsumen : Tidak ada, eh tapi kalo pesan paket keluarga kan ada gratis coca cola 3 cup kan?
Operator : Betul pak, tapi menurut catatan kami anda juga mengidap DIABETES , jadi kami tidak mau mengambil resiko pak.....
Konsumen : Siallaaannnnn. ... BATALIN AJA SEMUA ............ .... !
Operator : Terima kasih atas teleponnya pak, untuk komplain, saran dan kritik anda bisa mengisi form online pada situs kami, username dan passwordnya tercetak pada bagian bawah kotak pizza yang anda pesan ....... terima kasih anda telah mengubungi Pizza Hot....
Rekaman Percakapan telepon pemesanan Pizza tahun 2020 dengan seorang konsumen.
Operator: Terima kasih anda telah menghubungi Pizza Hot, Apakah yang bisa saya bantu....
Konsumen : Heloo, saya mau pesan pizza.
Operator : Boleh minta nomor kartu KTP anda pak?
Konsumen : Tunggu, ini nih: 6102049998-45- 54610.
Operator : Ok pak Bejo, anda tinggal di jalan hangtuah no. 16, nomor telepon rumah anda 02177726378, kantor anda 021665872673 Hp anda 081127894022 , anda menelpon dari mana?
Konsumen : Dari rumah, eh dari mana kamu tahu semua no telp saya?
Operator : Oh, kami terhubung ke database pusat pak.
Konsumen : Apakah saya bisa memesan Seafood Pizza?
Operator : Itu bukan ide yang bagus pak.
Konsumen : Kenapa?
Operator : Dari medical record bapak, bapak memiliki tekanan darah tinggi dan kolestrol yang sudah berlebihan.
Konsumen : Jadi kamu merekomendasikan apa?
Operator : Mungkin bapak bisa memesan Low Fat Hokkien Mee Pizza.
Konsumen : Dari mana kamu tahu kalo saya bakal suka itu?
Operator : Hmmm minggu lalu bapak baru meminjam buku yang berjudul "Popular Hokkien Dishes" dari perpustakaan nasional.
Konsumen : Ok terserah lah, sekalian saya pesan paket keluarga, berapa semuanya ?
Operator : Tapi paket keluarga kami tidak akan cukup untuk anak anda yang berjumlah 7 orang pak, total keseluruhan adalah Rp. 190.000.
Konsumen : Bisa saya bayar dengan Kartu Kredit?
Operator : Sepertinya bapak harus membayar Cash, kartu kredit anda telah over limit, dan anda punya utang di bank sebesar Rp. 5.350.000 sejak bulan Agustus lalu, itu belum termasuk denda untuk tunggakan kontrak rumah anda dan kendaraan bermotor.
Konsumen : Ooh ya sudah, nanti saya ke ATM aja untuk narik duit sebelum orangmu datang nganter Pizza.
Operator : Mungkin nggak bisa juga pak, record anda menunjukkan bahwa batas anda menarik uang di ATM telah tercapai.
Konsumen : Busyet.... udah lah anterin aja pizzanya kesini, saya akan bayar cash disini, berapa lama Pizza diantar?
Operator : Sekitar 45 menit pak, tapi kalo bapak tdk bisa menunggu, bapak bisa mengambilnya sendiri dengan motor bebek bapak yang sudah butut.
Konsumen : APA ????
Operator : Menurut catatan kami, anda memiliki motor bebek tahun 2000 dengan
no pol B3344CD betul kan pak?
Konsumen : Sialan luh, bangsat, kagak sopan banget seh buka-buka record gue,
blom pernah ngerasain di tonjok ya!!
Operator : Hati-hati dengan ucapan bapak, apakah bapak ingat 15 Mei 2010 anda pernah di penjara 3 bulan karena mengucapkan kata kotor kepada seorang polisi??
Konsumen : (Diamm, bingung, pusing 700 keliling, ...!!!)
Operator : Ada yang lain pak?
Konsumen : Tidak ada, eh tapi kalo pesan paket keluarga kan ada gratis coca cola 3 cup kan?
Operator : Betul pak, tapi menurut catatan kami anda juga mengidap DIABETES , jadi kami tidak mau mengambil resiko pak.....
Konsumen : Siallaaannnnn. ... BATALIN AJA SEMUA ............ .... !
Operator : Terima kasih atas teleponnya pak, untuk komplain, saran dan kritik anda bisa mengisi form online pada situs kami, username dan passwordnya tercetak pada bagian bawah kotak pizza yang anda pesan ....... terima kasih anda telah mengubungi Pizza Hot....
Langganan:
Postingan (Atom)